Connect with us

Divif 2 Kostrad

Menarmed 1

Yonarmed 1/Divif 2 Kostrad Mempersembahkan Tari Saman Dalam Acara Gebyar Merah Putih Di Kampoeng Tentara Divif 2 Kostrad

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Tari Saman adalah sebuah tarian Suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Syair dalam tarian saman mempergunakan Bahasa Gayo. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Dalam beberapa literatur menyebutkan tari saman di Aceh didirikan dan dikembangkan oleh Syekh Saman, seorang ulama yang berasal dari Gayo di Aceh Tenggara.

Yonarmed 1 Kostrad mempersembahkan tari saman dalam acara Gebyar Merah Putih dalam rangka memperingati HUT RI ke-74 yang dilaksanakan di Kampoeng Tentara Rest Area Divif 2 Kostrad, Singosari, Malang. Jum’at (16/8).

Disaksikan oleh Pangdivif 2 Kostrad Brigadir Jenderal TNI Tri Yuniarto, S.AP., M.Si., M.Tr (Han), beserta para pejabat Divif 2 kostrad dan warga Malang Raya.

“Tari saman merupakan tarian yang sangat membutuhkan kerjasama antara tim. Biasa dimainkan sebagai tempat menyampaikan nasihat, pesan, atau dakwah.  Tarian ini menggambarkan tentang keagamaan, pendidikan, sopan santun, kepahlawanan, kebersamaan, dan kekompakan,” Ujar Danmenared 1 Kostrad Letkol Arm Didik Harmono.

Pakaian atau kostum yang digunakan oleh para penari yaitu menggunakan pakaian adat yang umumnya berwarna cerah dan ngejreng dengan hiasan simple di bagian kepala.Terdapat 3 bagian kostum yang digunakan, yaitu bagian kepala berupa bulung teleng, di badan melekat baju kerawang, cela, dan kain sarung atau jarik. Selain itu di bagian tangan ada topeng gelang dan sapu tangan.

Danyonarmed 1 Kostrad mengatakan keseragaman dan keserasian antara pemain adalah hal penting dalam menampilkan tarian ini. Oleh karena itu pemain dituntut untuk berkonsentrasi penuh dan latihan yang serius agar dapat menghasilkan tarian yang indah dan membuat takjub siapa saja yang melihatnya.

Tentunya bukan hanya tugas dari orang Aceh saja yang harus melestarikan kesenian ini. Akan tetapi menjadi tugas kita bersama sebagai warga negara Indonesia untuk melestarikan budaya seni tari saman ini.

 

Panglima Divif 2 Kostrad

YOUTUBE

Facebook

Trending