Connect with us

Brigif Mekanis Raider 6

Prajurit Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Mendapat Pembekalan dari KPP Bea Cukai

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Dalam rangka mempersiapkan tugas operasi pengamanan perbatasan Negara Indonesia dengan Negara Papua New Guinea di sektor selatan. Prajurit Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad menerima pembekalan tentang pengetahuan teknis dari KPP Bea Cukai Tanjung Emas Semarang di Mako Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad, Salatiga, Jawa Tengah. Senin (8/4).

 

Kasubsi Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Emas Rina Indrati, memberikan materi mengenai ketentuan kepabeanan terutama terkait dengan pelintas batas sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 188/PMK.04/2010. “Prajurit TNI yang akan ditempatkan di perbatasan diharapkan memahami aturan kepabeanan terkait pelintas batas, agar dapat bersama dengan Bea Cukai menjaga wilayah NKRI dari masuknya barang ilegal melalui batas Negara”, terangnya.

 

Kemudian ditambahkan oleh Kasubsi Penyuluhan Bea Cukai Tanjung Emas Semarang Ade Novan Sagita, menjelaskan mengenai tugas, fungsi dan prosedur barang pelintas batas serta barang larangan dan pembatasan serta pengertian ekspor, impor dan cukai serta posisi dalam arus barang lintas negara.

 

“Batas darat NKRI sering kali menjadi pintu masuknya barang ilegal, oleh karena itu sinergi antara Bea Cukai dan TNI dalam menjaga perbatasan harus lebih ditingkatkan untuk mencegah peredaran barang ilegal, karena merupakan tugas kita bersama sebagai pelindung masyarakat”, tambah Kasubsi Penyuluhan. 

 

Sementara itu Danyonif Mekanis Raider 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han. mengatakan dengan adanya kegiatan ini diharapkan prajurit yang akan berangkat tugas operasi mempunyai gambaran nantinya di medan tugas, mengenai prosedur bea dan cukai sehingga berkoordinasi dengan Kantor Bea dan Cukai yang berada di Papua, guna kelancaran dan keberhasilan dalam tugas menjaga kedaulatan NKRI.

 

Panglima Divif 2 Kostrad

YOUTUBE

Facebook

Trending