Connect with us

Brigif Raider 9

Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 509/Divif 2 Kostrad, Hadiri Rapat Penentuan Lokasi Kampung Um Min

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Sebegai bentuk kepedulian dan kecintaan kepada daerah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 509 Kostrad, Komandan Pos (Danpos) Kalimao hadiri Rapat Penentuan Lokasi Kampung Um Min hasil pemekaran dari Kampung Kalimao di Kediaman Bernat Dambo Kampung Kalimao, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Selasa (11/2).

Danpos Kalimao Yonif Raider 509 Kostrad Letda Inf Wanianto mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kepala Kampung Kalimao Jems Maunda (37), bersama masyarakat untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakatnya sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat terkait penentuan lokasi Kampung Um Min sebagai hasil pemekaran dari Kampung Kalimao.

“Kegiatan pertemuan tersebut diselenggarakan oleh kepala Kampung Kalimao bersama masyarakat, kami pun turut andil dalam acara tersebut,” ujar Wanianto.

Kepala Kampung Kalimao dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pertemuan itu sebagai ajang silaturahmi diantara warga, sekaligus sebagai wadah tukar pikiran untuk menyampaikan semua aspirasi terkait penentuan lokasi Kampung Um Min hasil dari Pemekaran Kampung Kalimao.

“Sebagai upaya untuk membangun kampung kita supaya lebih cepat maju maka dimekarkan, agar kita semua tetap harus menjaga kebersamaan, harus menjaga toleransi supaya tidak ada gesekan tidak ada perpecahan tetapi yang ada adalah persatuan dan kesatuan diantara kita untuk membangun kampung kita ini,” ujarnya.

“Terima kasih kepada Satgas yang telah hadir dalam kegiatan ini, semoga kedekatan dan kebersamaan dengan Satgas yang sudah baik akan terjalin lebih baik lagi untuk membantu membangun Kampung Kita,” imbuhnya.

Ditempat terpisah Dansatgas Pamtas Yonif Raider 509 Kostrad, Letkol Inf Wira Muharommah S.H., Psc., mengatakan bahwa kehadiran anggota Satgas pada acara tersebut sebagai upaya untuk menjalin kebersamaan dan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mendengarkan warga akan aspirasinya terkait penentuan lokasi Kampung Um Min.

“Hal ini juga untuk mempererat hubungan kemanunggalan TNI dengan Rakyat, sehingga tugas diperbatasan dapat berhasil,” tuturnya.

 

Panglima Divif 2 Kostrad

YOUTUBE

Facebook

Trending