Connect with us

Menarmed 1

Pengetahuan Sejarah Konflik RI-Timor Leste Kepada Prajurit Roket Ajusta Oleh Para Dosen FISIP UMM

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Pembekalan Pengetahuan Sejarah Tentang Konflik RI-RDTL merupakan landasan awal untuk para prajurit Yonarmed 1 yang akan melaksanakan tugas operasi pengamanan perbatasan RI-RDTL yang akan berangkat pada akhir tahun 2021 nanti. Pembekalan ini diisi langsung oleh dosen yang berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si. Di Aula Ajusta Yudha yang diikuti oleh seluruh prajurit Yonarmed 1 Kostrad.  Rabu (10/3).

Dr. Dyah Estu Kurniawati, S.Sos., M.Si  menjelaskan bahwa Perbatasan Indonesia Indonesia dengan Timor Leste merupakan sejarah panjang antara Portugis dan Belanda. Pulau Timor merupakan wilayah jajahan kedua negara tersebut. Bagian barat dikuasai Belanda, sedangkan bagian timur dikuasai Portugis. Namun saat perang dingin pecah, lewat tekanan dari Amerika dan negara-negara blok Barat lainnya yang menolak Timor Portugis jatuh ke tangan Komunis, Indonesia melancarkan operasi Seroja untuk membebaskan rakyat Timor Portugis dari partai komunis yang berkuasa saat itu.

Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin. S.I.P., M.I.Pol. selaku Komandan Batalyon Artileri Medan 1 Kostrad mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan prajurit Yonarmed 1 Kostrad dalam melaksanakan tugas operasi di daerah tersebut, karena sejarah konflik RI-Timor Leste yang berakhir dengan lepasnya Timor Timur dari pangkuan Ibu Pertiwi menjadi negara independent yang saat ini dikenal sebagai Timor Leste, telah meninggalkan luka lama yang sangat mendalam, khususnya pada keluarga besar TNI yang dulu pernah tugas disana.

“Saya berharap kepada seluruh prajurit Yonarmed 1 Kostrad antusias dalam menerima pembekalan materi agar dapat memahami pengetahuan sejarah konflik antara RI-RDTL dengan jelas tidak berdasarkan cerita atau asumsi belaka,” ungkap Danyonarmed 1 Kostrad.

 

YOUTUBE

Facebook

Trending