Connect with us

Brigif Para Raider 18

Kepakan Sayap Garuda, Ksatria Mayangkara Beri Kenangan Dalam Peringatan 75 TH Kemerdekaan RI, Di Tanah Afrika

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Dalam rangka memperingati 75 tahun Kemerdekaan RI tahun 2020, para  Ksatria Mayangkara yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) _Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo_ (MONUSCO) menggelar acara akbar berupa karya bhakti terpadu secara serentak di beberapa tempat yang berbeda dan menggelar berbagai perlombaan khas permainan tradisional Indonesia.

Kegiatan tersebut digelar pada tiga tempat yang berbeda, yaitu di Markas Indo RDB, Soekarno Camp Kalemie, Desa Binaan Lukombwe dan _Static Combat Deploy_ (SCD) Kirimbi, Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo. Sabtu (15/8).

Berbagai kegiatan dan perlombaan yang digelar tersebut, selain personel satgas juga diikuti oleh warga sekitar COB, SCD dan Desa binaan. Dengan penuh semangat gotong royong dan antusias yang tinggi warga masyarakat RD Kongo dan personel satgas melaksanakan karya bhakti serta mengikuti seluruh lomba yang dimainkan.

Kegiatan karya bhakti terpadu yang terangkai dalam Civil Military Coordination (CIMIC) di Desa binaan Lukombwe berupa kegiatan fisik yaitu meliputi pembuatan lapangan bola dilengkapi dengan sarana penunjangnya yang diprakarsai oleh Kompi A, perbaikan jembatan rusak yang diprakarsai oleh Kompi B, serta pembuatan jamban yang diprakarsai oleh Kompi C. Di puncak kegiatan ini diresmikan langsung oleh Deputy HoO (Mr. Issaka), Chief DDRR (Mr. Joseph Langa) & Deputy CAS (Mrs Josiane) dengan simbolik pemotongan pita serta kegiatan non fisik meliputi pelayanan kesehatan gratis, Sosialisasi pencegahan Covid-19, pelatihan bercocok tanam, anjangsana ke rumah-rumah penduduk, edukasi lapangan & pembagian sembako serta penyerahan hasil karya menjahit Wan TNI berupa pakaian dan masker kepada masyarakat setempat. Adapun kegiatan yang dilombakan adalah balap karung, lomba kelereng, memasukan pensil dalam botol, memindahkan air dan lain sebagainya. Kemeriahan pelaksanaan lomba terpancar pada warga dan seluruh personel satgas Indo RDB Monusco.

Dalam Kegiatan tersebut juga dilaksanakan Pengibaran Bendera serta menyanyikan lagu kebangsaan RD Kongo & Indonesia Raya secara bersama-sama dengan warga.

Melalui kegiatan CIMIC tersebut Satgas INDORDB berhasil menarik simpati masyarakat setempat serta memberikan rasa aman dan nyaman sehingga menumbuhkan rasa kepercayaan masyarakat khususnya terhadap MONUSCO. Gayung bersambut pada hari puncak kegiatan CIMIC terpadu, Indo RDB mendapatkan informasi dan segera ditindaklanjuti selama 2 hari berikutnya terkait akan adanya 26 milisi yang bersedia menyerahkan diri dan untuk kembali menjadi masyarakat biasa disertai dengan diserahkan alat tempurnya kepada Indo RDB berupa 20 pucuk senjata api jenis AK-47 beserta magasennya, dan 8 Busur panah beserta anak panahnya. Lebih istimewanya milisi yang menyerahkan diri ada yang merupakan kombatan FDLR (Rwanda) yang merupakan termasuk tokoh yang dicari oleh aparat RD Kongo.

Wakil Komandan Satgas Indo RDB Monusco Mayor Inf Hadrianus Yossy Suherman Buanan, disela-sela kesibukannya di Markas Indo RDB Monusco, Kalemie, Propinsi Tanganyika mengatakan bahwa berbagai kegiatan dan lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-75 tahun yang jatuh pada tanggal 17 Agustus mendatang. Selain upaya untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif di AOR INDORDB juga memupuk kebersamaan antara Masyarakat, Pemerintah dan Monusco serta hanya bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia di Daratan Afrika RD Kongo.

 

Panglima Divif 2 Kostrad

YOUTUBE

Facebook

Trending