Connect with us

Divif 2 Kostrad

Menarmed 1

Anjangsana Dalam Rangka HUT Ke-57 Menarmed 1 Divif 2 Kostrad dan Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad

Diterbitkan

pada

Pendiv2 – Dalam rangka HUT Ke-57 Resimen Armed 1 Divif 2 Kostrad dan Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad, Danyonarmed 12 Kostrad Mayor Arm Ronald F Siwabessy dan staf berkesempatan melaksanakan anjangsana ke kediaman Kyai Muchtar Mu’thi, pendiri Pesantren Majma’al Bahrain, sebuah pesantren yang kental bernuansakan cinta tanah air di Kab. Jombang. Rabu (12/6).

Danyonarmed 12 dalam kunjungannya menyampaikan bahwa maksud kunjungan ini adalah sebagai bagian dari silaturahmi dan mohon doa restu Bapak Kyai dalam dalam rangka HUT Ke-57 Resimen Armed 1 Divif 2 Kostrad dan Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad.

Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menimba ilmu dan pengalaman dari Kyai Tar yang kaya akan berbagai pengalaman yang sangat berguna bagi generasi muda saat ini.

Di usianya yang sudah sepuh, Ia tidak henti-hentinya mengobarkan semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan lewat ajaran-ajarannya. “Awal dari persatuan dan kesatuan adalah cinta tanah air. Bagaimana mungkin seorang individu atau kelompok akan bersatu jika tidak cinta terhadap tanah airnya”, demikian beliau berujar.

Cinta tanah air adalah dasar dari bagaimana kita menjaga bangsa dan negara Indonesia agar tetap menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi semua golongan, lanjut beliau, yang kemudian ditambahkan Mayor Ronald bahwa sesungguhnya cinta tanah air merupakan senjata yang paling “canggih” melebihi teknologi apapun.

“Karena tanpa cinta tanah air, maka secanggih apapun teknologi persenjataan yang ada akan menjadi tidak ada gunanya, ibarat berjuang tanpa tujuan”, ujar Mayor Ronald.

Danyonarmed 12 dalam kesempatan kunjungan ini juga mengapresiasi pembentukan organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) yang didirikan atas inisiatif Kyai Tar dalam rangka semakin menumbuhkembangkan rasa cinta tanah air dan persaudaraan diantara anak-anak bangsa yang penuh dengan keberagaman SARA yang ada.

“Kami harapkan satuan kami dapat berkolaborasi dengan PCTA untuk turut berupaya nyata memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan dan NKRI bagi generasi muda”, pungkasnya.

Kyai Muchtar dalam perbincangan yang hangat tersebut juga mengungkapkan bahwa manusia yang hidup itu harus menjadi berguna dan bernilai kepada orang lain. Tugas manusia itu ada tiga, yaitu manusia pelayan keimanan, manusia pelayan kemanusiaan dan manusia pelayan kealaman. Menurut beliau, 3 unsur inilah yang akan memberikan kesempurnaan dan kemanfaatan hidup bagi seorang manusia.

Di akhir kunjungan Sang Kyai berpesan, bahwa nilai utama menjadi seorang tentara adalah kebanggaan, “Dengan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, akan tumbuh rasa cinta dan dengan rasa cinta tersebut akan muncul tekad dan semangat juang untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia”, pungkasnya.

 

Panglima Divif 2 Kostrad

YOUTUBE

Facebook

Trending